Jumat, 07 Oktober 2016

PERJUANGAN

0

Suatu hari ketika ada kegiatan lomba yang spesial kenapa saya selalu memiliki masalah atau musibah, awal-awalnya yang saya alami sakit kepala pusing yang berlebihan, panas dingin, meriang, demam tinggi, mata bengkak kaya orang habis nangis, jika melirik rasanya ngilu, dan tulang rasanya mau patah semua. Demam yang saya alami naik turun tak tentu. Terkadang saya merasa sembuh, beberapa jam kemudian demamnya naik secaara tak terduga.

Tetapi saya anggap remeh sakit saya, saya pun tetap ber aktivitas seperti biasa, hingga pada hari jumat 30 September 2016. Saya tiba-tiba tidak sadarkan diri. Ketika saya sadar saya sudah ada di rumah sakit  dan saya mengeluarkan air mata sambil merenungkan betapa sakitnya tetapi saya ingin berjuang dan saya tidak mau menyerah.

Dan saya mencoba bertanya kepada Suster. Apakah saya dapat keluar dari rumah sakit ini secepatnya, dan suster menjawab tidak bisa kamu masih keritis, nyamuk aedes aegypti sudah memasukkan virus dengue ke dalam tubuh mu jika kamu terlalu memaksakan diri kamu akan stres dan virus akan lebih mudah menyebar di dalam darah mu, dan menguasai nya, dia akan berkembang di dalam darah. Virus ini menyerang trombosit hinga trombosit mu turun drastis di bawah 60, jika terus menerus dibiarkan DBD dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini pada akhirnya hanya akan menyisakan satu pemenang, virus atau kamu.

Tetapi, kamu tenang saja, asal kamu minum obat demam, makan banyak dan bergizi agar meningkatkan daya tahan tubuh, minum yang banyak untuk menetralkan suhu tubuh, dan Jus jambu biji. Hinga trombosit mu kembali normal di atas 200 baru kamu dapat keluar dari rumah sakit.
Dan saya mencoba untuk berusaha dan selalu optimis. Demi hari-hari saya yang menyenangkan dan saya harus meng habiskan makanan yang lebih bergizi, menambah dosis air minum hingga mual, dan meminum Jus jambu biji sekitar 4 jam sekali.

Akirnya Setelah dirawat 4 hari, muncul bintik-bintik merah di tangan serta kaki saya. Menurut dokter yang memeriksa saya. Ini pertanda kalau saya mau sembuh. Saya harus percaya. Saya kembali percaya bahwa perjuangan saya tidak sia-sia. Saya memutuskan untuk istirahat maksimal, dan sangat percaya dengan obat-obatannya maupun yang herbal dan non herbal, tidak banyak gerak, lebih banyak makan, apalagi minum jus jambu lebih banyak lagi, dan minum sari kurma.
Di hari ke 5, saya merasa sudah sembuh. Ternyata trombosit saya naik denga cepat. Pada sore harinya, di cek lagi dan trombosit saya makin naik hinga normal. Akhirnya saya boleh pulang. Dan keluar dari rumah sakit.

Kata dokter setelah sembuh, saya harus tetap istirahat. Setelah sembuh, saya juga merasa sedikit pusing, pusingnya seperti sedang bermimpi, susah fokus, ingin marah, dan jantung berdetak lebih kencang.

Walaupun belum pulih saya ingin selalu berjuang dan tanpa kata-kata yang pisimis, saya berangkat ke sekolah ingin mengikuti lomba ketika sampai di depan kelas. Tanpa sebab saya terjatuh tak berdaya, semua teman-teman saya menolong saya, saya di suruh istirahat. Tetapi saya tak mau menyerah begitu saja saya ingin berjuang dengan sungguh-sungguh.

Untungnya ada teman-teman yang selalu setia yang memberi dukungan untuk perjuangan saya, saya pun membakar semangat untuk “KitaIndonesia biasa”





0 komentar:

Posting Komentar